penyakit
Selasa, 06 Oktober 2026 20:28 WIB
Penulis:Redaksi Daerah
Editor:Redaksi Daerah

JAKARTA — Akhir-akhir ini kita memang sering mendengar soal kasus keracunan makanan. Keracunan makanan bisa terjadi ketika makanan atau minuman terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau zat berbahaya.
Selain itu, kondisi ini dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti mual, muntah, sakit perut, hingga diare.
Meski cukup umum terjadi, risiko keracunan makanan sebenarnya bisa dikurangi dengan kebiasaan sederhana. Cara mengolah, menyimpan, dan menyajikan makanan perlu diperhatikan agar tetap aman dikonsumsi.
BACA JUGA: 7 Cara Menjaga Kesehatan di Musim Kemarau, Jangan Disepelekan!
Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah keracunan makanan? Berikut penjelasan cara mencegahnya dan gejala keracunan makanan yang harus kamu ketahui, seperti yang telah dilansir dari laman resmi Kemenkes.
Salah satu tanda keracunan makanan seperti botulisme yang cukup mudah dikenali adalah perubahan pada penglihatan.
Penderitanya dapat mengalami pandangan buram atau melihat objek seolah berbayang. Selain itu, kelopak mata juga bisa terlihat turun.
Paparan racun dari bakteri penyebab botulisme dapat memengaruhi sistem saraf dan membuat otot tubuh melemah.
Kondisi ini dapat ditandai dengan otot yang terasa lemas, kesulitan berbicara dengan jelas, hingga sulit menelan.
Kelemahan otot biasanya dapat menyebar secara bertahap, mulai dari bagian bahu dan lengan, kemudian paha serta betis, hingga mencapai kaki.
Kalau hal ini tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi kelumpuhan.
BACA JUGA: Waspada! 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Musim Kemarau Seperti Sekarang
Keracunan makanan juga dapat memengaruhi saluran pencernaan. Beberapa keluhan yang mungkin muncul antara lain mual, muntah, dan sakit perut.
Oleh karena itu, penting untuk memastikan makanan yang akan dikonsumsi berada dalam kondisi bersih, menggunakan bahan yang masih layak dan berkualitas, serta dimasak hingga benar-benar matang.
BACA JUGA: Menguak Penyebab Musim Kemarau 2026 Jadi Terasa Sangat Panjang
Keracunan makanan sebenarnya dapat diminimalkan dengan menerapkan kebersihan dan keamanan pangan secara konsisten. Pencegahan perlu dilakukan sejak bahan makanan diproduksi atau diperoleh hingga makanan siap disantap.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko makanan terkontaminasi:
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 06 Okt 2026