IHSG 17 Mei 2022 Anjlok, 38 Emiten Masih Antre IPO di BEI

Selasa, 17 Mei 2022 21:38 WIB

Penulis:Sutan Marajo

Editor:Redaksi

Karyawan melintas di depan layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin, 21 Juni 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan akan tetap melanjutkan Initial Public Offering (IPO) dan tidak ada penundaan IPO yang disebabkan oleh terpuruknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan pertama perdagangan pasca libur lebaran.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengungkapkan, sampai dengan 10 Maret 2022 terdapat 38 perusahaan yang berada di pipeline pencatatan saham, dan merupakan perusahaan yang masih dalam proses IPO sesuai dengan jadwal yang berlaku.

"Berdasarkan catatan kami sampai dengan tanggal 13 Mei 2022, dibandingkan periode yang sama tahun 2021 yang lalu, jumlah perusahaan yang melakukan penundaan IPO relatif berkurang. Kami berharap seluruh perusahaan yang berada pada pipeline pencatatan saham, dapat segera mencatatkan sahamnya di Bursa," ujar I Gede kepada Wartawan Selasa, 17 Mei 2022.

Ia menambahkan, perusahaan yang telah merencanakan IPO dan menyampaikan dokumen pernyataan pendaftaran, telah melakukan perencanaan dengan matang sehingga diharapkan dapat untuk segera melaksanakan IPO sesuai rencana.

"38 on schedule semua kalau menunda, maka kita tidak masukan ke pipeline," imbuh I gede.

Adapun penundaan IPO, dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal dan eksternal perusahaan, yang mana faktor eksternal perusahaan diantaranya ialah kondisi pasar modal yang kurang kondusif, perubahan peraturan, dan berbagai faktor lainnya.

Sedangkan faktor internal, dapat terjadi semisal perusahaan memperoleh investor strategis yang dapat mempengaruhi kebijakan perusahaan, hingga restrukturisasi grup perusahaan.

Ia menambahkan, dalam kondisi ekonomi maupun pasar modal yang relatif kondusif, BEI memperkirakan perusahaan-perusahaan tersebut dapat menyampaikan kembali permohonan pencatatan kepada Bursa.

Adapun hingga saat ini, sudah terdapat 20 emiten yang mencatatkan sahamnya di BEI sepanjang tahun 2022 terdiri dari OLIV, WINR, IBOS, MTMH, TLDN, GOTO, SICO, WIRG, BIKE, STAA, NANO, SMKM, ADCP, NTBK, ENAK, BAUT, NETV, ASLC, SEMA, ADMR dan terdapat 2 emiten yang tengah berada pada masa book building yakni KING, dan ASHA. (TrenAsia.com)