Perta Arun Gas Perkuat Terminal Arun Sebagai Hub GUCD Kapal LNG di Asia

Senin, 28 September 2026 18:22 WIB

Penulis:Redaksi Daerah

Editor:Redaksi Daerah

Terminal LNG Arun Jadi Pusat Baru Bisnis Gassing Up and Cooling Down di Asia
Terminal LNG Arun Jadi Pusat Baru Bisnis Gassing Up and Cooling Down di Asia (PGN)

LHOKSEUMAWE – PT Perta Arun Gas (PAG), bagian dari Subholding Gas Pertamina sekaligus anak usaha PT Pertamina Gas (Pertagas), terus memperkuat perannya sebagai global integrated Energy Hub dan penyedia layanan energi terpadu atau one stop energy provider. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengembangkan layanan Gassing Up and Cooling Down (GUCD) untuk kapal LNG domestik maupun internasional yang beroperasi di Terminal Arun, Lhokseumawe, Aceh.

GUCD merupakan serangkaian proses yang dilakukan untuk memastikan tangki kapal LNG berada dalam kondisi aman dan siap sebelum digunakan untuk memuat LNG. Kapal LNG tidak dapat langsung melakukan proses pemuatan karena tangki perlu melalui tahapan persiapan terlebih dahulu. Prosedur ini penting untuk menjaga kekuatan struktur tangki, mengantisipasi risiko akibat perubahan suhu yang ekstrem, serta memastikan kualitas LNG tetap terjaga selama proses pengangkutan.

PT Perta Arun Gas (PAG) mengembangkan layanan Gassing Up and Cooling Down (GUCD) untuk kapal LNG domestik maupun internasional yang beroperasi di Terminal Arun, Lhokseumawe, Aceh.

Diawali pada tahun 2023, PAG menerima pelanggan layanan GUCD pertama dari BP Singapore dengan jumlah volume ± 4.900 m³ dan aktual molekul sebesar 115.060,000 Million British Thermal Unit (MMBTU). Seiring dengan meningkatnya kepercayaan pelanggan, hingga tahun 2026 PAG telah memasarkan jasa bisnis ini secara masif dan menerima lebih dari 38 kapal yang berasal dari lebih 15 perusahaan dunia yang menggunakan layanan GUCD dan jumlah tersebut diproyeksikan terus bertambah setiap tahunnya.

BACA JUGA: SAKA Tajak Sumur Eksplorasi SM-1 di WK Pekawai, Eksplorasi Cadangan Migas Baru

Sampai dengan saat ini, di tahun 2026 telah menerima 18 kapal kargo sehingga total aktual volume LNG yang diterima sebesar ± 70.000 m³ dengan aktual molekul sebesar ± 1,6 juta MMBTU. Memasuki September 2026, PAG terus menunjukkan perkembangan dan memperluas lini bisnis dengan berbagai perusahaan LNG Global. 

Dengan pengalaman operasional dan dukungan infrastruktur LNG yang dimiliki, PAG terus mengembangkan kapabilitas bisnis GUCD sebagai bagian dari upaya menjadikan PAG sebagai GUCD Center yang mampu melayani kebutuhan kapal LNG dari berbagai pelaku industri, baik untuk kebutuhan domestik maupun pasar internasional. Pertumbuhan ini sejalan dengan strategi PAG untuk mengoptimalkan fasilitas Terminal Arun dan memperluas portofolio kerja sama dengan para pemain LNG global serta international counterparts.

 PAG terus mengembangkan kapabilitas bisnis GUCD sebagai bagian dari upaya menjadikan PAG sebagai GUCD Center yang mampu melayani kebutuhan kapal LNG dari berbagai pelaku industri

Melalui dukungan fasilitas LNG Terminal Arun dan pengalaman operasional yang dimiliki, PAG mampu menyediakan layanan GUCD dengan mengedepankan aspek Health, Safety, Security & Environment (HSSE), keandalan fasilitas, operational excellence, serta kualitas pelayanan terhadap pelanggan.

President Director, Yan Syukharial menyampaikan bahwa pengembangan layanan GUCD merupakan bagian dari komitmen PAG dalam mengoptimalkan aset Arun sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia layanan LNG yang terintegrasi.

“Layanan GUCD menjadi salah satu bentuk optimalisasi infrastruktur LNG Terminal Arun sekaligus wujud komitmen PAG dalam memberikan layanan yang aman, andal, dan berkualitas kepada para pengguna jasa,” ujar Yan.

“Ke depan, kami melihat peluang bisnis GUCD mempunyai potensi yang sangat besar. Sebelumnya, hanya Singapura yang menjadi pemain utama bisnis GUCD di Asia namun saat ini Terminal PAG telah menjadi pusat baru bagi kapal LNG di Asia. Peningkatan volume dan bertambahnya pelanggan menjadi momentum bagi PAG untuk terus meningkatkan utilisasi aset, memperkuat kompetensi sumber daya manusia, dan meningkatkan keandalan fasilitas. Dengan begitu, Terminal LNG Arun dapat semakin berperan dalam mendukung kebutuhan LNG nasional maupun pasar internasional,” tutup Yan.

Keberadaan layanan GUCD juga semakin memperkuat peran Arun sebagai bagian dari pengembangan LNG Hub di Kawasan Asia. Dengan dukungan fasilitas terminal, storage, jetty, serta infrastruktur LNG yang terintegrasi, PAG terus mengembangkan berbagai layanan untuk mendukung kebutuhan rantai pasok LNG, termasuk penerimaan, penyimpanan, regasifikasi, unloading & reloading, serta layanan lainnya.