PGN Raih Pengakuan Internasional, Annual Report 2025 Masuk 15 Besar Dunia

Jumat, 02 Oktober 2026 16:27 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Redaksi

PGN Raih Pengakuan Internasional, Annual Report 2025 Masuk 15 Besar Dunia
PGN Raih Pengakuan Internasional, Annual Report 2025 Masuk 15 Besar Dunia (PGN)

JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, kembali memperoleh apresiasi di tingkat internasional atas kualitas Annual Report Tahun Buku 2025. Pengakuan tersebut diberikan melalui ajang League of American Communications Professionals (LACP) 2025 Vision Awards serta 2026 Annual Report Competition (ARC) Awards International XL.

Dalam LACP 2025 Vision Awards, Annual & Sustainability Report PGN Tahun Buku 2025 berhasil masuk dalam jajaran laporan terbaik dunia dengan menempati posisi ke-15 pada Top 100 Reports Worldwide. Di kawasan Asia-Pasifik, laporan tersebut berada di peringkat ke-8 dalam Top 100 Reports Asia-Pacific Region.

Pada ajang LACP 2025 Vision Awards, PGN juga meraih Platinum Award atas keunggulan dan kualitas excellence dalam penyusunan dan pengembangan Annual Report dan Sustainability Report, serta Technical Achievement Award atas keunggulan teknik, metode, serta penyajian kedua laporan tersebut.

Dalam LACP 2025 Vision Awards, Annual & Sustainability Report PGN Tahun Buku 2025 berhasil masuk dalam jajaran laporan terbaik dunia dengan menempati posisi ke-15 pada Top 100 Reports Worldwide. 

BACA JUGA: PGN Sabet Platinum Award InTechSEA 2026, Perkuat Inovasi Transisi Energi

Dari sisi kreativitas, Annual & Sustainability Report Sustainability PGN memperoleh Most Creative Report – Gold di tingkat global dan Most Creative Report – Platinum untuk kawasan Asia-Pasifik. PGN juga masuk dalam Top 20 laporan terbaik dari Indonesia.

Pengakuan internasional juga diperoleh PGN dalam 2026 ARC Awards International XL. Annual Report Tahun Buku 2025 PGN meraih empat penghargaan, yaitu Gold untuk kategori Chairman’s Letter/Presentation pada Online Annual Report, Honors untuk kategori Script/Writing pada Online Annual Report, Gold untuk kategori Cover Photo/Design pada Print Annual Report, serta Silver untuk kategori Non-Traditional Annual Reports pada Print Annual Report.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan apresiasi terhadap upaya PGN dalam menyajikan informasi perusahaan secara transparan, komprehensif, dan komunikatif kepada para pemangku kepentingan.

“Annual & Sustainability Report merupakan salah satu media penting bagi PGN untuk menyampaikan kinerja, strategi, tata kelola, keberlanjutan, serta penciptaan nilai perusahaan kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat. Pengakuan di tingkat global ini menjadi motivasi bagi PGN untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan komunikasi perusahaan sekaligus menjaga standar akuntabilitas dan transparansi,” ujar Fajriyah.

Pengakuan dari LACP dan ARC Awards International mencerminkan berbagai aspek yang menjadi kekuatan Annual Report Tahun Buku 2025 PGN. 

Annual & Sustainability Report Tahun Buku 2025 PGN menyajikan perspektif terintegrasi mengenai perjalanan perusahaan, kinerja operasional dan keuangan, strategi bisnis, penerapan tata kelola, serta kontribusi PGN dalam pengembangan ekosistem gas bumi nasional, termasuk kontribusi sosial dan lingkungan.

Pengakuan dari LACP dan ARC Awards International juga mencerminkan berbagai aspek yang menjadi kekuatan Annual Report Tahun Buku 2025 PGN. LACP memberikan pengakuan terhadap kualitas laporan secara keseluruhan, kreativitas, serta teknik dan metode penyajian Annual Report dan Sustainability Report. Sementara itu, ARC Awards International memberikan apresiasi pada aspek komunikasi pimpinan, kualitas penulisan, desain, serta pendekatan penyajian Annual Report.

“Bagi PGN, kualitas pelaporan bukan hanya bagian dari pemenuhan tata kelola perusahaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang kredibel dan menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan. Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN akan terus memperkuat keterbukaan informasi dan kualitas komunikasi sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik,” tutup Fajriyah.