Setelah Smart City, Padang Panjang Tekadkan Smart Society

Senin, 11 Oktober 2021 21:30 WIB

Penulis:Sutan Marajo

Editor:Sutan Marajo

WAKO PP5.jpg
Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, bersama Tim Ngobrol Kota (Ngota) secara virtual, Senin (11/10/2021). (Dok. Kominfo)

Menjadi sebuah kota berstatus Smart City (kota cerdas), Padang Panjang bertekad bisa mewujudkan Smart Society (masyarakat cerdas) yang bisa membantu kepintaran pada segala bidang dengan memanfaatkan media dan teknologi.

"Berbicara mengenai Smart City, kota tersebut harus memiliki society yang lebih smart lagi. Agar bisa menerima inovasi-inovasi yang akan dilakukan, agar dapat mengatasi permasalahan yang akan timbul," jelas Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano secara virtual kepada Tim Ngobrol Kota (Ngota), Senin (11/10/2021).

Ngobrol Kota merupakan Tim Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) dari Institut Teknologi Bandung (ITB) guna persiapan penilaian Indeks Kota Cerdas Tahun 2021 melalui zoom meeting.

“Smart Society ini multi sektor. Bagaimana pemerintah, aparatur sipil negara (ASN), dan stakeholder terkait lainnya dalam menyikapi Smart City, dengan melaksanakan inovasi-inovasi melibatkan semuanya. Berkat ini, Kota Padang Panjang menjadi satu dari 12 Kota yang meraih penghargaan Kota Cerdas di Indonesia dari kelompok Kota Kecil pada tahun 2019 lalu,” ungkap Fadli Amran, dikutip dari laman FB Kominfo.

Dalam paparannya, Fadly menyampaikan pandangan dan menceritakan tentang Kota Padang Panjang. Bagaimana proses transformasi digital yang dilaksanakan di kota ini dan seluruh upaya untuk meningkatkan digitalisasi serta peningkatan literasi digital.

"Kota Padang Panjang terus berupaya meningkatkan dan memanfaatkan teknologi yang ada sekarang. Bekerja sama dengan Ruangguru salah satunya untuk menunjang proses belajar mengajar berbasis teknologi dalam 'ruangbelajar for teacher' pada aplikasi 'ruang kerja' selama setahun penuh,” ujarnya.

Selain itu, Fadly juga menyebutkan, sesuai dengan visi dan misi 
“Untuk Kejayaan Padang Panjang yang Bermarwah dan Bermartabat”, dengan sumberdaya manusia (SDM) yang unggul, bisa membawa nama harum kota.

"Padang Panjang yang sudah dijuluki Kota Pendidikan, Kota Serambi Mekkah, ini kita coba garap dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti Padang Panjang Cerdas Berkreativitas, Koperasi Syariah, kegiatan guru dan murid juara, Smart Surau, beasiswa untuk murid dan guru, dan peningkatkan pelayanan tata kelola pemerintah yang melayani. Masih banyak lagi, yang betul-betul menjaga marwah dan martabat dari Kota Padang Panjang," paparnya.

Diundangnya Fadly dalam audiensi 'Ngota' ini, diharapkan sebagai salah satu pertanda Kota Padang Panjang kembali meraih penghargaan yang sama dengan lebih banyak kategori.

(shintia)