Sungai yang Mengering, Ada Jejak Kaki Dinosaurus

Rabu, 31 Agustus 2022 22:00 WIB

Penulis:Sutan Marajo

Editor:Redaksi

9ec950d0-239b-11ed-8b5f-834a21213bc8.jpg.webp
(null)

Kekeringan tengah terjadi di sejumlah wilayah di Amerika Serikat (AS) pada bulan ini. Akibatnya, volume sejumlah waduk dan sungai ikut menyusut.

Penyusutan air sungai menimbulkan penemuan baru bagi sejumlah ilmuwan. Sebagai contoh, di sebuah sungai yang dikenal dengan lembah dinosaurus yang terletak di Texas.

Ketika volume air sungai mengering, pada permukaannya tampak jejak kaki dinosaurus muncul ke permukaan. Selain menjadi jejak kaki dinosaurus yang terlihat jelas pada abad ini, cetakan ini menjadi jejak kaki dinosaurus terpanjang yang pernah ada di dunia.

Jejak kaki dinosurus yang tercetak di dasar permukaan sungai yang mengering tampak memiliki 3 ruas jari. Adapun rangkaian jejak tersebut terlihat hingga sepanjang 30 meter.

“Karena kondisi kering berkepanjangan pada musim panas kali ini, dasar sungai di sejumlah lokasi mengering, membuat jejak-jejak kaki bisa dilihat,” kata pejabat di Parks and Wildlife Department, Salinas Garcia sepeti dikutip TrenAsia.com dari AFP pada Rabu, 31 Agustus 2022.

Ia menambahkan, pada situasi normal, jejak-jejak kaki dinosaurus terendam air dan biasanya terisi oleh material sedimen. Eh sebab itu,  jejak-jejak ini terkubur dan tak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Kumpulan jejak kaki dinosaurus yang diperkirakan berusia 113 juta tahun ini diperkirakan tidak akan bisa dilihat lebih lama. Sebab, hujan diprediksi akan segera turun dan membawa jejak kaki itu kembali ke dasar sungai.

“Meski begitu, kami akan terus bekerja untuk melindungi jejak-jejak kaki dinosaurus ini, tidak hanya bagi generasi sekarang tetapi juga untuk generasi mendatang” kata Garcia.

Sebagai informasi, jejak-jejak kaki dinosaurus ini merupakan salah satu yang paling utuh di dunia dan praktis. Cetakan itu tidak mengalami kerusakan berarti sejak ditinggalkan oleh dinosaurus yang diprediksi berasal dari  jenis Acrocanthosaurus ini lebih 100 juta tahun yang lalu.

Menurut para pakar, lokasi penemuan jejak kaki dinosaurus ini dulunya adalah pinggiran lautan.  Para ahli memperkirakan dinosaurus meninggalkan jejak kaki pada permukaan tanah yang berlumpur.

Wajib dicatat, Acrocanthosaurus merupakan salah satu jenis dinosaurus yang bisa  mencapai tinggi 4,5 meter dengan bobot 6,3 ton. Diyakini, jenis dinosaurus ini hanya hidup di Amerika Utara. Sisa-sisa tulangnya ditemukan di Oklahoma, Texas, dan Wyoming. (TrenAsia.com)