4 Perusahaan Ini Kurangi Karyawan karena AI

4 Perusahaan yang Gantikan Karyawan dengan AI (freepik.com/jcomp)

JAKARTA — Saat ini teknologi kecerdasan buatan jadi semakin canggih. Bahkan, karena pesatnya kemajuan AI ini, banyak orang yang mulai khawatir bahwa AI suatu saat akan menggantikan pekerjaan mereka.

Kenyataannya, hal ini sudah mulai terjadi. Dilansir dari Business Insider, studi tahun lalu dari MIT menemukan bahwa AI sudah bisa menggantikan 11,7% tenaga kerja di Amerika Serikat.

Seiring kecenderungan penggunaan AI menggantikan peran pekerja manusia, kini semakin banyak perusahaan yang secara terbuka mulai mengakui peran AI dalam gelombang PHK terbaru.

Bahkan, perusahaan-perusahaan berikut telah memberi sinyal akan mengganti pekerja manusia dengan AI, seperti yang dilaporkan oleh Business Insider.

BACA JUGA: Apa Itu AI Bubble yang Berpotensi Picu Krisis Ekonomi

Perusahaan yang Memberi Sinyal Akan Ganti Pekerja Manusia dengan AI

1. Amazon

Perusahaan yang Memberi Sinyal Akan Ganti Pekerja Manusia dengan AI: Amazon

CEO Amazon, Andy Jassy membeberkan fakta bahwa mereka telah meningkatkan efisiensi berkat AI. Hal inilah yang membuat sejumlah karyawan perusahaan ritel raksasa ini berkurang dalam beberapa tahun ke depan. 

Meski begitu, Andy Jassy mengakui bahwa sebetulnya dalam dua gelombang PHK besar terakhir yang dilakukan Amazon, lebih berkaitan dengan budaya perusahaan, bukan AI.

Saat pengumuman PHK Oktober tersebut, Senior Vice President People Experience and Technology Amazon, Beth Galetti, juga menulis bahwa langkah itu merupakan bagian dari upaya untuk menjalankan perusahaan dengan lebih ramping di era AI.

BACA JUGA: AI Ancam Geser Karyawan Biasa, Ini yang Harus Disiapkan!

2. Fiverr

Perusahaan yang Memberi Sinyal Akan Ganti Pekerja Manusia dengan AI: Fiverr

CEO dan pendiri Fiverr, Micha Kaufman, mengatakan pada September lalu bahwa perusahaannya telah memangkas sekitar 30% tenaga kerjanya, atau sekitar 250 orang. Berdasarkan dokumen SEC, Fiverr memiliki 762 karyawan penuh waktu pada 2024.

Ia menyebut pemangkasan ini diperlukan untuk menjadikan Fiverr sebagai perusahaan yang lebih ramping dan berfokus pada AI (AI-first company).

Selain itu, Fiverr juga melaporkan kepada Business Insider bahwa mereka hanya akan merekrut orang yang mampu menggunakan AI.

BACA JUGA: 4 Cara Mencegah AI Ambil Alih Pekerjaan Anda, Jangan Takut!

3. HP

Perusahaan yang Memberi Sinyal Akan Ganti Pekerja Manusia dengan AI: HP

HP menyatakan bahwa mereka mengurangi jumlah karyawan kantor sebagai bagian dari inisiatif AI. Dalam laporan keuangan November lalu, perusahaan tersebut mengatakan berencana memangkas antara 4.000 hingga 6.000 pekerjaan hingga akhir 2028.

Langkah besar yang dilakukan oleh HP ini diprediksi mampu menghemat sekitar 1 miliar dolar AS.

Dalam presentasi keuangan saat itu, HP menjelaskan bahwa strategi mereka mencakup pengurangan tenaga kerja, penyederhanaan platform, penggabungan program, serta peningkatan produktivitas. Mereka juga menekankan peningkatan kepuasan pelanggan, inovasi, dan produktivitas melalui penggunaan teknologi AI.

4. IBM

Perusahaan yang Memberi Sinyal Akan Ganti Pekerja Manusia dengan AI: IBM

Meskipun IBM telah menggunakan teknologi AI, perusahaan ini justru juga merekrut lebih banyak karyawan di bidang pemrograman dan penjualan.

Pada 2023, CEO IBM, Arvind Krishna, mengatakan kepada Bloomberg bahwa perusahaan menghentikan atau memperlambat perekrutan untuk posisi back-office seperti sumber daya manusia, yang dinilai bisa digantikan oleh AI.

Itu tadi beberapa perusahaan yang memberi sinyal mengganti pekerja manusia dengan AI.

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 26 Feb 2026  

Editor: Redaksi Daerah
Redaksi Daerah

Redaksi Daerah

Lihat semua artikel

Related Stories