Investor
Kamis, 21 Mei 2026 20:36 WIB
Penulis:Redaksi Daerah
Editor:Redaksi Daerah

JAKARTA — Kondisi ekonomi memang kini sedang tidak pasti. Namun, penting bagi kita untuk mengatur keuangan pribadi agar finansial jadi lebih stabil.
Di sisi lain, masih banyak orang yang merasa sudah berhemat dan mengelola uang dengan baik merasa bahwa tabungan mereka sulit bertambah.
Penyebabnya belum tentu karena penghasilan yang diperoleh itu kurang, melainkan karena terus-menerus mengeluarkan invisible spending atau pengeluaran yang tidak terlihat atau tidak terasa.
BACA JUGA: Fenomena Shadow Inflation: Harga Tetap, tapi Serasa Semakin Mahal
Invisible spending bisa jadi musuh yang diam-diam menggerogoti kondisi keuanganmu. Hal ini karena pengeluaran kecil tersebut kerap tidak disadari karena terkesan sepele.
Padahal, jika hal ini terus dibiarkan, jumlahnya bisa semakin besar dan akhirnya menghambat tujuan finansialmu, termasuk menghambatmu menjadi kaya raya.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja pengeluaran tidak terlihat ini agar kamu semakin hati-hati dalam menggunakan uang.
BACA JUGA: Belanja Terus Demi Healing, Benarkah Wujud Self-Reward atau Impulsif?
Ketika kamu belanja online, ongkos kirim dan biaya admin aplikasi adalah salah satu biaya yang harus dibayar. Namun, karena nominalnya terkesan kecil, hal itu kerap diabaikan begitu saja.
Padahal, jika transaksi dilakukan setiap hari dan biaya admin misalkan mulai dari Rp5 ribu, totalnya bisa ratusan ribu rupiah per bulan.
Jika dana ini dialihkan untuk investasi, hasilnya bisa lebih bermanfaat di masa depan.
BACA JUGA: Ternyata Ini Alasan Gen Z Suka Financial Flexing, 50% Demi Cari Pasangan!
Di media sosial mungkin kamu kerap melihat banyak orang memamerkan atau memposting minuman milk tea terbaru atau minum kopi di kafe kekinian.
Padahal, jika kamu menuruti keinginan untuk beli hal yang sama, pengeluaranmu akan semakin bertambah. Selain itu, banyak orang yang mengabaikan pengeluaran ini sehingga jarang dicatat.
Membeli makanan atau minuman hanya karena ikut tren juga bisa jadi pemborosan yang tidak terasa.
BACA JUGA: Sudah Kerja Keras Tiap Hari, Kenapa Tabungan Tetap Nol? Ini Alasannya
Banyak orang yang tidak sadar berapa besar total pengeluaran untuk parkir dan transportasi tambahan dalam sebulan. Hal ini karena mungkin biaya tersebut nominalnya terkesan kecil, misalnya mulai dari Rp2 ribu hingga Rp5 ribu, padahal jika diakumulasikan satu bulan, jumlahnya cukup banyak.
Untuk mengurangi pengeluaran akibat biaya parkir atau transportasi tambahan, kamu bisa mencoba membiasakan jalan kaki apalagi untuk mengunjungi lokasi dalam jarak dekat, menggunakan transportasi umum, atau mengatur jadwal perjalanan agar lebih efisien.
BACA JUGA: 7 Pekerjaan yang Gajinya Naik Gara-gara Transisi Energi, Tertarik Switch Career?
Mungkin kamu ingin selalu update menonton film atau serial TV terbaru dengan langganan berbagai layanan streaming. Padahal, bisa jadi kamu hanya punya waktu luang yang sebentar, mengingat sibuknya aktivitasmu sehari-hari.
Kondisi ini akan membuat langganan streaming yang sudah kamu beli terbuang sia-sia.
Sekarang ada berbagai gimmick promo atau diskon, mulai dari buy 1 get 1, flash sale hingga bundling. Hal ini membuat banyak orang merasa sedang berhemat.
Padahal, jika barang yang dibeli sebenarnya tidak sedang kamu butuhkan, hal ini justru merupakan bentuk dari invisible spending. Selain itu, kamu akhirnya membeli lebih banyak barang daripada yang diperlukan hanya karena tergoda promo.
BACA JUGA: 10 Jurusan S1 yang Lulusannya Punya Peluang Kerja Lebih Besar
Itu tadi, beberapa silent spending atau invisible spending, pengeluaran yang kerap tidak disadari yang membuatmu jadi sulit kaya.
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 21 Mei 2026