Kesehatan
Jumat, 27 Maret 2026 17:35 WIB
Penulis:Redaksi Daerah
Editor:Redaksi Daerah

JAKARTA — Biskuit merupakan salah satu snack yang sering disajikan saat Lebaran. Namun, sebaiknya Anda tetap bijak saat mengonsumsinya.
Hal ini karena saat Anda makan biskuit, gula darah akan naik karena sebagian besar biskuit terbuat dari bahan pati yang dengan cepat diubah tubuh menjadi glukosa.
Meski begitu, seberapa tinggi kenaikannya, berapa lama lama kenaikan gula darah ini bertahan dan apakah gula darah tiba-tiba drop setelahnya sangat dipengaruhi oleh beberapa hal lainnya.
BACA JUGA: 7 Cara Jaga Gula Darah Tetap Stabil Agar Lebih Sehat
Berikut yang akan terjadi pada gula darah Anda ketika Anda mengonsumsi biskuit.
Seperti yang dilansir dari Verywell Health, pada umumnya biskuit dibuat dari tepung olahan atau pati yang mudah dicerna. Oleh karena itu, mengonsumsi biskuit mampu menimbulkan lonjakan gula darah.
Semakin banyak biskuit yang Anda konsumsi, maka semakin tinggi gula darah yang naik.
Satu porsi kecil biskuit biasanya mengandung 15–20 gram karbohidrat. Tapi jika Anda menambah beberapa biskuit lagi, jumlah karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh bisa jadi dua atau tiga kali lipat tanpa terasa.
Oleh karena itu, pastikan Anda hanya mengambil satu porsi saja dan jangan langsung makan dari kemasan. Selain itu, perhatikan total karbohidrat dan bukan hanya kalorinya saja.
Anda juga bisa menggunakan alat pemantau gula darah untuk melihat efek porsinya ke tubuh Anda.
BACA JUGA: 5 Makanan yang Cepat Menaikkan Gula Darah Rendah, Obat Hipoglikemia!
Jika Anda hanya mengonsumsi biskuit, hal itu bisa membuat biskuit cepat dicerna oleh tubuh yang akhirnya gula darah jadi melonjak.
Namun, jika Anda menambahkan protein atau lemak di biskuit, penyerapan gula bisa lebih lambat. Anda bisa menambahkan protein seperti tuna, ayam, atau kacang, kemudian lemak seperti yogurt atau keju.
Serat, terutama dari gandum utuh dan biji-bijian, bisa membantu menjaga gula darah lebih stabil setelah makan.
Oleh karena itu, pilih biskuit yang mengandung minimal 3 gram serat per porsi. Selain itu, pastikan bahan utamanya adalah gandung utuh, tapi jangan tertipu label ‘multigrain’ karena belum tentu whole grain.
Respons tubuh terhadap makanan bisa berbeda tergantung waktu.
Jika Anda mengonsumsi biskuit saat pagi hari setelah sarapan tinggi protein, maka efek yang dihasilkan akan berbeda. Jika Anda makan biskuit saat malam hari setelah seharian lelah, maka gula darah bisa lebih mudah naik.
Untuk mencegah lonjakan gula darah, sebaiknya jalan kaki ringan usai ngemil biskuit. Jika Anda mengonsumsi biskuit saat malam hari, tambahkan dengan protein dan serat.
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 27 Mar 2026