Kabar Duka, Sekjen PSSI Nugraha Besoes Meninggal Dunia

Senin, 06 Februari 2023 21:45 WIB

Penulis:Egi Caniago

Editor:Egi Caniago

Nugraha Besoes
Nugraha Besoes (Istimewa)

Siapapun ketua PSSI-nya, Nugraha Besoes sekjennya. Itulah pemeo yang familiar di kalangan pecinta sepak bola nasional tentang sosok Nugraha Besoes. Ungkapan itu bukan tanpa alasan. Nugraha Besoes telah menjadi sekjen 28 tahun lamanya, periode jabatan terlama sepanjang sejarah PSSI. 

Lelaki asal Jakarta itu pernah menjadi Sekjen dalam tiga kepemimpinan Ketua Umum yang berbeda yakni Kardono (1983-1991), Azwar Anas (1991-1999) dan Nurdin Halid (2003-2011). Pengalamannya yang sangat panjang di satu jabatan tersebut membuatnya kerap dijuluki “Sekjen Abadi”.  

Pada Senin 6 Februari 2023 dini hari WIB, publik sepak bola Indonesia dikagetkan kabar berpulangnya sang Sekjen Abadi ke haribaan. Nugraha Besoes meninggal dunia setelah menjalani perawatan sembilan hari di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON) Jakarta. Kang Nug, sapaan akrabnya, memang bergelut dengan stroke selama beberapa tahun terakhir. 

Jenazah lelaki kelahiran 4 Juli 1941 ini kemudian disemayamkan di rumah duka di Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, sebelum dimakamkan di tempat permakaman umum Menteng Pulo, Senin siang. Sebelum berkecimpung sebagai pengurus PSSI, Nugraha Besoes adalah seorang pesepakbola. Klub amatir, PS Setia Jakarta menjadi klub pertamanya. 

Dia sempat masuk PSSI junior saat memperkuat PS UNI Bandung. Namun Nugraha akhirnya memilih fokus di pendidikan sehingga karier bolanya keteteran. Kang Nug kembali nyemplung di dunia si kulit bundar saat didapuk menjadi Ketua Bidang Pembinaan PSSI pada periode kepemimpinan Maulwi Saelan. Dia mulai dipercaya menjadi Sekjen PSSI tahun 1983 berkat tangan dinginnya mengelola organisasi. 

Selain aktif di PSSI, Nugraha Besoes sempat menjabat Sekjen pula di Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI). Dia juga pernah aktif di dunia politik sebagai anggota DPR dari Partai Golkar. Nugraha Besoes meninggal dalan usia 81 tahun dan meninggalkan  seorang istri, seorang anak, dan empat cucu. Selamat jalan, sang Sekjen Abadi.