Nasional
Bijak Ikuti Finfluencer: 3 Hal Penting yang Perlu Tahu
JAKARTA — Para influencer keuangan atau yang kini disebut sebagai finfluencer mulai mengubah cara orang belajar tentang uang.
Dulu yang kita harus membaca buku atau berkonsultasi dengan perencana keuangan langsung, kini banyak orang lebih mengandalkan konten yang dibawakan influencer di media sosial untuk belajar mengatur anggaran, berinvestasi, sampai cara melunasi utang.
Sebagian finfluencer ada yang membagikan informasi kredibel dan berbasis riset. Tapi, tidak sedikit yang mencampuradukkan edukasi dengan hiburan.
BACA JUGA: Pilih Saham atau Reksadana? Ini Perbandingannya
Ada juga finfluencer yang mempromosikan strategi keuangan yang sebenarnya tak lagi efektif diterapkan di masa kini. Oleh karena itu, penting untuk membedakan mana finfluencer yang dipercaya dan cara bijak menyikapinya.
Cara Bijak Belajar Keuangan dari Finfluencer atau Influencer Keuangan

1. Periksa Kredensial Kreator
Banyak kreator mencantumkan latar belakang atau sertifikasi di profil mereka. Jika tidak, lakukan pencarian singkat untuk memastikan apakah mereka memang memiliki kualifikasi di bidang tertentu, seperti investasi atau pajak.
Seperti yang dilansir dari Yahoo Finance, beberapa sertifikasi resmi bisa diverifikasi secara online. Jika seorang finfluencer mengklaim memiliki gelar atau lisensi tertentu, Anda bisa mengecek keabsahannya lewat situs resmi.
Sebaliknya, sebutan seperti “money coach”, “wealth mentor”, atau “pakar keuangan” tidak memiliki arti hukum dan tidak diawasi secara resmi. Bukan berarti orang dengan gelar tersebut tidak kompeten, tapi Anda tetap perlu mencarinya lebih lanjut.
2. Perhatikan Transparansi Sponsor dan Keuntungan Pribadi yang Ia Peroleh

Finfluencer yang terpercaya biasanya akan menjelaskan jika kontennya merupakan hasil kerja sama berbayar, mengandung tautan afiliasi, atau memberi keuntungan pribadi jika kamu mendaftar suatu produk.
Jika ada insentif bagi kreator untuk merekomendasikan produk tertentu, sebaiknya Anda menyikapi saran tersebut dengan lebih kritis. Cobalah bertanya pada diri sendiri, siapa yang diuntungkan dari saran yang diberikan finfluencer tersebut.
BACA JUGA: 5 Trik Psikologis untuk Mengurangi Keinginan Anda Belanja Terus Menerus
3. Waspadai Klaim yang Terlalu Muluk
Klaim keuangan ekstrem adalah tanda bahaya utama yang harus Anda sadari. Dalam dunia nyata, keputusan keuangan hampir tidak pernah datang tanpa risiko. Jadi, janji hasil cepat, bebas risiko, atau pasti untung seharusnya membuatmu berhenti sejenak.
Klaim seperti mengubah modal kecil menjadi uang besar dalam waktu singkat, strategi yang diklaim cocok untuk semua orang, atau pernyataan seperti “bank tidak ingin Anda tahu ini” sering kali mengabaikan hal-hal penting, seperti risiko, tingkat kegagalan, waktu yang dibutuhkan, atau fakta bahwa kreator mungkin justru lebih untung menjual ide tersebut daripada menerapkannya sendiri.
BACA JUGA: Tips Keuangan 2026 untuk Karyawan Agar Tetap Aman
Itu tadi beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar lebih bijak saat mengikuti saran keuangan dari financial influencer, jangan asal ikut!
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 05 Jan 2026
