Padang Panjang Targetkan Universal Labour Coverage Satu-satunya di Indonesia

Wako Fadly saat konferensi pers dengan para awak media dalam rangka refleksi Tiga Tahun Kepemimpinannya, Senin (18/10/2021) di pendopo rumah dinasnya. (Dok. Kominfo)

Duet kepemimpinan Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dan Wakil Wali Kota, Drs. Asrul genap mencapai tiga tahun pada 9 Oktober lalu.

Selama perjalanan tiga tahun kepemimpinan, berbagai langkah kebijakan dan inovasi telah dan terus dilakukan demi terwujudnya visi “Kota Padang Panjang yang Bermarwah dan Bermartabat Menuju Kejayaan Padang Panjang” yang dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang Panjang 2018-2023.

Dalam kurun waktu tiga tahun, banyak capaian kerja dan prestasi yang telah dan akan diraih duet kepemimpinan Fadly-Asrul ini. Beragam prestasi diberbagai tingkat, mulai dari Provinsi hingga Nasional telah didapat Pemko di bawah tangan dingin duet kepemimpinan wali kota muda dan birokrat senior ini.

Namun tak berhenti di situ saja, Wako Fadly saat konferensi pers dengan para awak media dalam rangka refleksi Tiga Tahun Kepemimpinannya, Senin (18/10/2021) di pendopo rumah dinasnya mengatakan, masih ada program dalam pembangunan sumber daya manusia yang saat ini sedang dikejarnya.

Fadly menjelaskan, pihaknya telah berkomitmen dengan pihak BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan terkait dengan jaminan sosial bagi para pekerja. Angkanya akan dinaikkan dari 1.000 menjadi 2.000 orang pada tahun depan.

“Insyaa Allah dengan hal ini, kita juga akan mengejar Universal Labour Coverage. Jadi seluruh tenaga kerja aktif non-upah akan kita asuransikan, dan program ini merupakan satu-satunya di Indonesia. Kita juga sudah mendapatkan penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Barat pada bulan lalu atas inisiasi kita terkait hal ini,” paparnya.

Ditambahkannya, melalui program yang menyentuh langsung masyarakat umum dimasa pandemi Covid-19 ini, bisa mengurangi pengeluaran warga. Karena fungsi dari pemerintahan adalah bagaimana mengurangi pengeluaran dari masyarakat sehingga perekonomian mereka bisa perlahan-lahan membaik.

“Pada 2020 kemarin, kita juga telah memberikan bantuan kepada masyarakat. Seperti bantuan sosial dan bantuan kewirausahaan. Pada tahun 2021 ini, kita fokus mengurangi pengeluaran masyarakat, salah satunya melalui program jaminan sosial tadi,” kata Fadly Amran, dikutip dari laman FB Kominfo.

Meski jalan menuju percepatan visi misi penuh tantangan akibat pandemi Covid-19 di awal 2020, sebutnya, namun Pemko terus melakukan upaya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang nyaman bagi masyarakat Kota Padang Panjang.

“Pembangunan infrastruktur menjadi bekal masa depan yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk melakukan pergerakan dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ulasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, Tim Percepatan Pembangunan, asisten, staf ahli, dan kepala OPD di lingkup Pemko Padang Panjang.

(rifki)

Editor: Sutan Marajo

Related Stories