6.100 KK di Kota Pariaman Terima Bantuan Terdampak PPKM

Sutan Marajo - Senin, 26 Juli 2021 20:58 WIB
Walikota Pariaman saat memberikan bantuan PPKM kepada warganya, Senin (26/7/2021). (sumber: Dok. Kominfo)

Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Sosial Kota Pariaman dengan bekerjasama dengan PT. POS Indonesia salurkan bantuan bagi masyarakat kurang mampu penerima program Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Bantuan tersebut berupa beras melalui BULOG tersebut diterima oleh masing-masing penerima sebanyak 10 Kg ditambah uang BLT sejumlah Rp. 600.000 untuk dua bulan dengan jumlah keseluruhan penerima bantuan di Kota Pariaman sebanyak 6.100 KK dengan jumlah beras sebanyak 62 ton.

Penerima PKH Kota Pariaman saat ini berjumlah 1.225 KK, dan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) berjumlah 4.178 KK.

Penyaluran secara simbolis dilakukan langsung oleh Walikota Pariaman Genius Umar, di Halaman Kantor POS Pariaman, Senin (26/7/2021), yang disaksikan oleh perwakilan dari PT. POS Indonesia, Perwakilan BULOG Sumbar dan Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman bersama jajaran.

Wako Pariaman Genius Umar, dalam kesempatan tersebut mengatakan bantuan ini merupakan bantuan masyarakat penerima PKH dan BST yang terdampak PPKM dengan penerima sebanyak 6.100 KK.

“Bantuan ini berdasarkan Instruksi Presiden Joko Widodo untuk membantu masyarakat terdampak PPKM. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat dan bermanfaat untuk mendukung kebutuhan rumah tangga dalam mencukupi asupan kebutuhan pokok,” ujar Genius, seperti dikutip dari laman FB Kominfo.

Wako tetap himbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan covid-19 ataupun penyakit lainnya, hal ini dikarenakan pertambahan peningkatan kasus paparan covid-19 di Sumatera Barat setiap harinya selalu meningkat.

“Mudah-mudahan ini bisa memberi keringanan kepada masyarakat yang terdampak PPKM, kita berharap semuanya bisa berlalu dan kita bisa beraktivitas kembali,” imbuh Genius mengakhiri.

(ril)
 

Editor: Sutan Marajo

RELATED NEWS