Nasional
Harga Plastik Melonjak, Aman Dipakai Ulang?
JAKARTA — Beberapa waktu terakhir, masih terjadi konflik antara Israel-US dengan Iran. Selain itu, dilansir dari Plastic Today, sebuah laman komunitas untuk profesional di industri plastik menyebutkan bahwa keputusan Iran menutup Selat Hormuz sangat berdampak bagi ekspor utama Timur Tengah, termasuk ekspor bahan baku plastik seperti polietilen (PE), polipropilena (PP), etilen glikol (EG), dan metanol sehingga menyebabkan kenaikan harga pada minyak mentah, bahan kimia, dan turunannya. Kondisi ini tentu dikhawatirkan akan menimbulkan kenaikan harga plastik.
Mengingat plastik merupakan barang yang sering diandalkan untuk mengemas atau membungkus sesuatu, bagi beberapa orang mungkin akan cukup merepotkan jika harga plastik semakin melonjak.
Di sisi lain, plastik adalah salah satu penyumbang sampah dan sulit untuk diuraikan. Maka dari itu, muncul pertanyaan apakah aman jika kita menggunakan ulang plastik sekali pakai?
BACA JUGA: 7 Alat Dapur Ini Bisa Membahayakan Kesehatan Anda, Waspada!
Bolehkah Kantong Plastik Dipakai Ulang?

Dilansir dari Real Simple, pada umumnya, kantong plastik memang dibuat untuk digunakan sekali pakai. Akan tetapi, dalam kondisi tertentu, kantong plastik masih bisa digunakan kembali.
Meski begitu, penggunaan ulang dari kantong plastik sekali pakai tergantung pada apa yang sebelumnya disimpan di dalam kantong tersebut, serta apakah plastik sudah dicuci dan dikeringkan dengan tepat.
Jika kantong plastik hanya digunakan untuk membungkus makanan kering dan tidak berminyak, atau seperti sayuran segar, mungkin masih relatif aman untuk dipakai ulang.
Sebaliknya, jika kantong plastik digunakan untuk membungkus daging mentah, ikan, unggas, telur, atau produk susu, sebaiknya kantong plastik tidak digunakan lagi karena bakteri bisa tetap menempel meski kantong plastik sudah dicuci.
Selain itu, penggunaan kantong plastik secara berulang tetap memiliki batasan. Kantong plastik biasanya juga terbuat dari bahan yang tipis sehingga mudah rusak seiring berjalannya waktu dan rentan menjadi tempat berkembangnya bakteri.
Oleh karena itu, penggunaan ulang Dari kantong plastik sebaiknya hanya dilakukan satu atau dua kali saja. Sebagai alternatif, lebih baik Anda menggunakan wadah kaca atau kantong khusus yang bisa digunakan ulang karena lebih aman dan ramah lingkungan.
BACA JUGA: 8 Makanan dan Minuman Ini Ternyata Penuh Mikroplastik!
Cara Tepat Membersihkan Kantong Plastik

Meski kantong plastik hanya digunakan untuk membungkus makanan yang kering, tetap harus dicuci sebelum dipakai lagi. Hal ini karena sisa bahan makanan dan bakteri dapat tertinggal di dalamnya.
Cara membersihkan kantong plastik cukup sederhana, yaitu isi kantong dengan air hangat dan sabun, tutup lalu kocok agar sabung tersebar merata, gosok perlahan dengan sisi lembut spons, kemudian bilas sampai bersih.
BACA JUGA: 5 Cara Mengurangi Sampah di Bulan Ramadan
Cara Menjaga Kantong Plastik Agar Lebih Awet
Agar kantong plastik bisa digunakan lebih lama, cegah kantong plastik terpapar panas karena dapat merusak plastik dan berpotensi melepaskan zat berbahaya ke dalam makanan.
Tunggu makanan atau bahan makanan lannya sampai dingin sebelum dimasukkan ke dalam kantong plastik. Selain itu, pastikan makanan dalam kondisi kering sebelum dimasukkan ke kantong plastik karena kelembapan dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme.
Kapan Kantong Plastik Harus Dibuang?

Sebetulnya untuk alasan keamanan, kantong plastik sebaiknya langsung dibuang setelah sekali pakai. Namun, jika Anda ingin menggunakannya kembali, pastikan plastik tidak pernah digunakan untuk membungkus bahan dari produk hewani, plastik tidak terkena panas, plastik tidak rusak, robek, bernoda, atau berbau, dan plastik tidak ada bercak atau tampak keruh yang bisa jadi pertanda tumbuhnya jamur.
Jika salah satu kondisi tersebut ada, sebaiknya kantong langsung dibuang demi menjaga keamanan makanan.
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 18 Mar 2026
