Tidak Gratis 100 Persen, Cermati Ketentuan Diskon Listrik Ini

Warga memasukkan pulsa token listrik di tempat tinggalnya, di Jakarta, Selasa (1/4/2020). Dampak penyebaran pandemi virus COVID-19, Pemerintah mmenggratiskan pembayaran listrik bagi 24 juta masyarakat miskin, untuk pelanggan berdaya listrik 450 VA gratis biaya listrik selama 3 bulan (April-Juni 2020) sedangkan bagi pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi akan diberikan diskon 50 persen. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN memastikan penyaluran stimulus listrik periode Maret 2021 berjalan lancar.

“Stimulus listrik untuk Maret sudah kami siapkan untuk penyalurannya,” kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi dalam keterangan tertulis yang diterima TrenAsia.com, Selasa, 2 Maret 2021.

Stimulus tersebut diberikan untuk 32 juta pelanggan rumah tangga dengan daya listrik sebesar 450 Volt Ampere (VA) dan 900 VA bersubsidi. Selain itu, sebanyak 459.000 pelanggan bisnis dan industri dengan daya 450 VA juga mendapat stimulus ini.

Agung menambahkan, diskon token listrik ini bisa didapatkan oleh pengguna dengan daya 450 VA, melalui aplikasi PLN Mobile maupun situs resmi www.pln.ac.id. Namun, untuk pengguna dengan daya 900 VA, mereka dapat langsung menerima diskon 50% saat pembelian token.

“Untuk pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi pascabayar, tagihannya akan langsung terpotong paling lambat 4 Maret ini,” ujarnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan diskon tariff listrik ini dibagi dalam dua ketentuan. Pertama, diskon penuh atau 100% diberikan kepada pelanggan pascabayar golongan rumah tangga daya 450 VA, bisnis kecil daya 450 VA, dan industri kecil daya 450 VA.

Adapun untuk pelanggan prabayar, setiap bulan mereka diberikan token diskon 100% yang besarannya sama seperti sebelumnya.

Kedua, diskon 50% diberikan kepada golongan pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi pascabayar. Sementara bagi pelanggan prabayar, potongan separuh ini langsung diterima saat membeli token.

Stimulus yang diberikan pada periode Januari – Maret 2021 ini maksimal setara dengan 720 jam nyala. Pemakaian di atas itu akan dikenakan tarif normal subsidi.

Aprilia Ciptaning

Aprilia Ciptaning

Lihat semua artikel
‌‌
‌‌

Related Stories