Waskita Karya Kantongi Kontrak Baru pada Januari 2023

Waskita Karya (https://ik.imagekit.io/tk6ir0e7mng/uploads/2021/03/1616735503411.jpeg?tr=w-995)

JAKARTA - PT Waskita Karta (Persero) Tbk (WSKT) membukukan kontrak baru sebesar
Rp1,38 triliun pada Januari 2023 atau meningkat 139,29% secara tahunan (year on year/ yoy) dari Rp579,17 miliar pada Januari 2022.

Mengutip laporan Waskita Karya, perolehan kontrak baru ini disumbang oleh proyek Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi paket ketiga dengan nilai Rp996,82 miliar. Disusul peremajaan UIN Gunung Djati Bandung senilai Rp131,71 miliar. 

“Tol Probowangi merupakan perpanjangan dari Tol Transjava dan akan menjadi yang terbaru jalan tol di Pulau Jawa. WSKT akan membangun jalan tol ini melalui Joint Operation (JO) dengan BUMN lain,” tulis laporan tersebut, Jumat 24 Februari 2023.

Total, sebagian besar kontrak baru bersumber dari proyek BUMN sebesar 71,93%. Sedangkan segmen konektivitas infrastruktur mendominasi bauran kontrak baru sebesar 71,93%.

Per 31 Januari 2023, WSKT memiliki proyek tender yang sedang berlangsung sebesar Rp4,89 triliun. Di mana 82,12% darinya sedang dalam proses prakualifikasi. 

Dengan tingkat kemenangan 22,22%, WSKT berharap proyek kontrak baru dapat dipertahankan di atas Rp20 triliun pada 2023. Perseroan menjelaskan, permintaan konstruksi khususnya IKN Nusantara akan menjadi prioritas dan pasar utama
di tahun ini. 

Adapun pesanan kontrak baru WSKT pada Januari 2023 terdiri dari 100% non-turnkey payment yang sejalan dengan strategi Perusahaan untuk meminimalkan paparan proyek turnkey. Dalam hal pengoperasian proyek, 72,48% dari kontrak baru adalah proyek joint venture yang memberikan keuntungan lebih bagi Waskita Karya, seperti minimasi pembiayaan risiko, teknologi yang lebih maju, memberdayakan kapabilitas sumber daya manusia melalui transfer pengetahuan, dan tingkatkan tingkat kemenangan tawaran.

Dengan kontrak baru Januari 2023, WSKT mengantongi total order book sebesar Rp32,83 triliun. Angka tersebut tumbuh 11,54% yoy dibandingkan Januari 2022 sebesar Rp29,43 triliun. (TrenAsia.com)

Editor: Egi Caniago
Bagikan

Related Stories