Konsumsilah Susu dan Kurma, Biar Kuat saat Perjalanan Mudik Lebaran

Gerbang Tol Pekanbaru yang siap digunakan untuk Mudik Lebaran Tahun 2020. / Setkab.go.id

MUDIK sudah menjadi tradisi sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama menjelang Lebaran. Di Indonesia sendiri mudik seolah sudah menjadi tradisi tersendiri bagi umat Islam yang sedang dalam perantauan dan ingin berkumpul bersama dengan keluarga di hari Lebaran.

Selama perjalanan mudik Anda akan menempuh waktu yang cukup panjang sehingga menguras tenaga Anda. Agar tubuh anda tetap bertenaga dan fit maka sebaiknya jagalah kesehatan sebelum mudik dengan beristirahat yang cukup serta konsumsi makanan yang bergizi dan sehat.

Berikut tips mudik sehat dari dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK yang perlu Anda perhatikan sebagai berikut :

1. Pastikan Anda cukup istirahat

Sehari sebelum melakukan perjalanan, pastikan Anda dan keluarga cukup tidur sehingga jika harus mengendarai kendaraan pribadi, Anda dalam kondisi fit dan segar.

Sementara itu, jika Anda ingin menggunakan transportasi umum, seperti pesawat, bis, atau kereta api, cobalah untuk menghindari moda transportasi yang terlalu ramai atau sesak agar mudik terasa lebih nyaman, serta mengurangi risiko tertular penyakit selama perjalanan.

Pastikan Anda sudah mempelajari dulu rute perjalanan mudik ini.

2. Siapkan perbekalan padat gizi dalam perjalanan

Jika saat Anda mudik masih dalam suasana puasa, pastikan untuk makan sahur dengan  gizi seimbang. Konsumsilah karbohidrat kompleks seperti nasi, kentang atau roti gandum sebagai sumber energi, pastikan lengkapi dengan protein hewani seperti ayam, daging, ikan dan telur, juga dengan protein nabati seperti tahu dan tempe.

Lengkapi menu sahur Anda dengan sayuran serta buah-buahan yang mengandung Vitamin C serta zinc dan kalsium.

Hindari makanan yang terlalu berlemak, gorengan, santan dan pedas saat sahur, karena makanan ini bisa menimbulkan kembung, rasa begah, hingga nyeri ulu hati saat seharian berpuasa.

3. Pastikan konsumsi air putih Anda tetap terpenuhi saat sahur.

Rasa haus dan lapar sering menyebabkan rasa kantuk dan mengganggu suasana hati, yang bisa berdampak negatif saat berkendara.

Karena itu, Anda perlu menyediakan bekal makanan dan minuman selama di perjalanan karena kadang Anda terpaksa harus berbuka di jalan.

Bawalah bekal berupa makanan utama dan selingan. Tidak masalah jika menu lauk bekalnya seperti makan sahur di pagi harinya, dan Anda bisa membawa buah-buahan seperti kurma serta susu sebagai penambah energi.

Anda pasti sudah tahu manfaat susu bagi kesehatan kita. Susu mengandung makronutrien dan mikronutrien yang diperlukan tubuh.

Susu segar mengandung protein, kalsium, fosfor, dan vitamin D yang baik untuk kekuatan tulang dan otot. Susu juga mengandung berbagai vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin E, seng, dan selenium yang berfungsi sebagai antioksidan dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain susu, kurma juga merupakan salah satu makanan pilihan selama menjalankan puasa.

Menurut data USDA (United States Department of Agriculture) Food Data Central, kurma mengandung tinggi karbohidrat, serta mengandung protein, lemak, serat, juga berbagai vitamin dan mineral.

Kurma mengandung tinggi akan karbohidrat yaitu glukosa, fruktosa, dan sukrosa, yang merupakan sumber energi tubuh selama menjalankan puasa 14 jam.

Kandungan glukosa dan fruktosa yang tinggi pada kurma merupakan bentuk gula sederhana yang dapat cepat digunakan oleh tubuh sebagai sumber energi.

Setelah mengetahui manfaat susu dan kurma, sekarang Anda bisa memilih bekal praktis dalam kemasan seperti susu kurma yang mudah dibawa dan dapat dinikmati seluruh keluarga kapan saja dan dimana saja.

Jadi walau sedang dalam perjalananpun, Anda dan keluarga mendapatkan nutrisi penting yang dapat menjaga stamina dan daya tahan tubuh Anda selama mudik.

4. Istirahat Saat Lelah

Mengendarai kendaraan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kelelahan.

Jika mudik dengan kendaraan pribadi, sebaiknya segera beristirahat ketika merasa lelah.

Pemerintah banyak menyediakan posko khusus yang bisa digunakan untuk beristirahat sejenak, selain rest area yang tersebar di area tol. Gunakan waktu setidaknya 15 menit untuk beristirahat, dan melakukan gerakan-gerakan stretching.

Stretching dapat melancarkan peredaran darah dan mengatasi penat dan pegal tubuh Anda, sehingga setelahnya Anda bisa melakukan perjalanan dengan lebih segar.

5. Bawa obat-obat pribadi

Pastikan bawa obat-obatan pribadi seperti obat anti mabuk perjalanan, obat flu, obat sakit kepala, obat anti masuk angin, dan obat diare selama di perjalanan.

Silakan membawa suplemen dan obat-obatan khusus jika mengidap penyakit tertentu.

Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan selama di perjalanan.

Jaga diri dan keluarga Anda di kota tujuan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan mudik dengan menjaga jarak aman, menghindari keramaian, memakai masker, dan rajin mencuci tangan dengan menggunakan air mengalir dan sabun atau menggunakan hand sanitizer.

Tetap patuhi aturan lalu lintas dan jaga kesehatan fisik serta mental sepanjang perjalanan agar terhindar dari risiko terjadinya kecelakaan. 

Editor: Redaksi
Bagikan

Related Stories