7 Makanan yang Sebaiknya Lebih Diwaspadai saat Dikonsumsi

7 Makanan Ini Sekarang Berisiko untuk Dikonsumsi, Hati-hati! (freepik.com/azerbaijan_stockers )

JAKARTA — Makan makanan bergizi memang menjadi upaya yang kita lakukan setiap hari untuk menjaga asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, sekarang tampaknya kita jadi sulit memenuhi asupan nutrisi karena beberapa makanan tertentu justru berisiko untuk kesehatan.

Seperti yang kamu tahu, beberapa tahun belakangan ada berbagai kasus penarikan produk makanan (food recall). Food recall ini bisa terjadi karena dugaan kontaminasi zat berbahaya atau bakteri penyebab penyakit.

Selain itu, tidak ada cara pasti untuk mengetahui apakah suatu produk makanan akan ditarik dari pasaran di kemudian hari, atau makanan yang kita beli ini aman dan menyehatkan untuk dikonsumsi.

BACA JUGA: 10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari untuk Sarapan, Bikin Cepat Lapar!

Maka dari itu, ada baiknya kalau kamu mengetahui beberapa jenis makanan yang dinilai memiliki risiko tinggi berdasarkan data dari keamanan pangan seperti yang telah dirangkum dari Real Simple.

Makanan yang Berisiko Berbahaya untuk Kesehatan

Telur dan Produk Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Telur dan Produk Susu yang Tidak Melalui Proses Pasteurisasi 

Telur mentah, susu yang masih mentah, atau produk olahan susu lainnya yang belum dipasteurisasi lebih berisiko terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes.

Bakteri tersebut bisa menyebabkan diare, demam, mual-mual, muntah, bahkan berakibat fatal apabila terdapat pada makanan yang dikonsumsi oleh kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan orang-orang yang daya tahan tubuhnya lemah.

Daging Ayam, Babi, dan Daging Mentah

Daging Ayam, Babi, dan Daging Mentah

Makanan mentah adalah salah satu penyebab utama dari munculnya penyakit akibat makanan.

Hal ini bisa disebabkan karena proses memasak daging ayam, daging babi, dan daging mentah lainnya butuh suhu yang tepat agar bisa membunuh sebagian besar bakteri berbahaya.

Sedangkan daging yang masih mentah bisa terkontaminasi sehingga menjadi sumber infeksi ketika tidak diolah dengan tepat.

BACA JUGA: 7 Buah yang Langsung Menghidrasi Tubuh Saat Cuaca Panas Seperti Sekarang

Daging Olahan dan Daging Iris Siap Saji

Daging Olahan dan Daging Iris Siap Saji

Tidak sedikit orang yang mengira daging yang sudah dimasak selalu lebih aman. Padahal, daging olahan seperti ham, sosis, atau daging iris siap santap atau deli meat juga sering masuk daftar food recall.

Daging-daging olahan tersebut kerap menimbulkan risiko kontaminasi bakteri seperti E. coli dan Salmonella, serta berisiko tercemar benda asing selama proses produksi.

Selain itu, jika daging olahan tidak disimpan secara tepat, misalnya dibiarkan terlalu lama di suhu ruang ketika piknik atau pesta, juga meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.

BACA JUGA: Tren TikTok Terobsesi BAB Lancar, Mulai dari Fibermaxxing Hingga Poopmaxxing

Sayuran Hijau

Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti selada memang dikenal menyehatkan tubuh. Akan tetapi, karena selada biasa dikonsumsi mentah, maka risiko paparan bakterinya jadi lebih tinggi.

Selain itu, salad kemasan yang bahan-bahannya sudah dicuci sebelumnya juga tetap bisa terkontaminasi, mulai dari air irigasi yang kotor, pencemaran tanah, proses pengolahan di pabrik, hingga pertumbuhan bakteri selama distribusi.

Mentimun

Mentimun

Seperti yang dilansir dari Real Simple, pada Juni 2025 sempat terjadi wabah Salmonella yang dikaitkan dengan mentimun.

Mentimun memang mengandung banyak air, jadi mudah terkontaminasi jika terkena air yang tidak bersih.

Selain itu, mentimun kerap dimakan secara mentah sehingga bakteri yang masih menempel tidak akan mati karena tidak dimasak.

Risiko ini juga tetap bisa terjadi pada mentimun yang digunakan dalam salad kemasan, salsa, atau sushi.

BACA JUGA: Bukannya Berenergi, 7 Makanan dan Minuman Ini Justru Bikin Kamu Makin Lapar!

Tepung Terigu

Tepung Terigu

Banyak orang tidak sadar bahwa tepung terigu termasuk bahan pangan mentah yang tetap berisiko terkontaminasi bakteri E. coli atau Salmonella.

Oleh karena itu, hindari mencicipi adonan kue mentah atau menjilat pengocok adonan sebelum proses pemanggangan roti atau kue selesai.

Makanan Laut atau Seafood

Makanan Laut atau Seafood

Seafood membutuhkan penanganan saat proses memasak dengan sangat hati-hati, sejak ditangkap sampai ke tangan konsumen.

Bahkan, produk seafood olahan seperti salmon asap atau makanan beku (frozen food) berbahan ikan memiliki tahapan produksi yang lebih panjang sehingga peluang terjadinya kontaminasi semakin meningkat.

Itu tadi beberapa makanan yang dikira menyehatkan tapi justru berisiko untuk kesehatan tubuh.

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 07 Jul 2026  

Editor: Redaksi Daerah
Redaksi Daerah

Redaksi Daerah

Lihat semua artikel

Related Stories