Nasional
Bukan Skincare, 4 Makanan Ini Jadi Kunci Kulit Sehat ala Orang Jepang
JAKARTA – Jika Anda tertarik dengan kulit sehat dan tampilan awet muda khas masyarakat Jepang, rahasianya ternyata bukan hanya berasal dari skincare atau makeup semata. Pola makan sehari-hari juga menjadi salah satu faktor penting yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit mereka.
Lalu, makanan apa saja yang sering dikonsumsi masyarakat Jepang untuk mendukung kesehatan kulit? Berikut beberapa jenis makanan yang dikenal kaya nutrisi, mudah diolah, serta memiliki manfaat bagi kulit berdasarkan berbagai penelitian.
BACA JUGA: Benarkah Konsumsi Daging Berpeluang Hidup Hingga Usia 100 Tahun?
Makanan Orang Jepang yang Bikin Kulit Cerah dan Sehat

Dilansir dari food.ndtv.com, berikut makanan orang Jepang yang bikun kulit cerah, lembut dan sehat:
Natto
Natto adalah makanan tradisional Jepang yang terbuat dari kedelai utuh yang difermentasi. Makanan ini dikenal karena teksturnya yang lengket dan biasanya disajikan saat sarapan bersama nasi. Meskipun memiliki aroma yang kuat, natto tidak memiliki rasa yang terlalu mencolok. Mengonsumsi natto diketahui bermanfaat bagi kesehatan kulit.
- Produk Unik dan Pembiayaan Emas: Strategi Bank Syariah untuk Naik Kelas
- Siap Cuan! Hari Ini Peluang Terakhir Raup Dividen BBRI Rp31,4 Triliun
- Cum Date Dividen Bank Mandiri 11 April, Siap-Siap Dapat Guyuran Rp43 Triliun!
Dalam sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam jurnal Japanese Pharmacology and Therapeutics, sebanyak 22 wanita sehat berusia antara 40 hingga 54 tahun dibagi menjadi dua kelompok—satu kelompok mengonsumsi natto yang mengandung kolagen peptida, sementara kelompok lainnya tidak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang mengonsumsi natto dengan kolagen peptida mengalami peningkatan signifikan dalam kelembapan kulit, rasa kulit yang lebih halus, kilau kulit, kemudahan saat mengaplikasikan riasan, serta kondisi kulit secara keseluruhan.
Matcha
Matcha merupakan jenis teh hijau yang disajikan dengan cara berbeda dibandingkan teh hijau pada umumnya. Daun matcha digiling halus menjadi bubuk untuk dikonsumsi, berbeda dengan teh hijau biasa yang umumnya dikemas dalam kantong.
Berdasarkan ulasan tahun 2000 yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Dermatology, polifenol dalam teh hijau memiliki sifat antiinflamasi dan antikarsinogenik. Efek ini tampaknya berkaitan erat dengan kandungan antioksidan yang dimiliki oleh polifenol teh hijau.
Ubi Jalar
Ubi jalar merupakan makanan yang banyak dikonsumsi di Jepang. Makanan ini mudah ditemukan di supermarket, gerai makanan, bahkan di truk makanan keliling yang menyajikan ubi jalar panggang hangat langsung ke depan rumah mereka.
Ubi jalar kaya akan vitamin C, sebuah antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit dan dapat membantu mempercepat pemulihan dari flu biasa. Selain itu, ubi jalar juga merupakan sumber vitamin A dan kalium yang baik.
Salmon
Salmon merupakan sumber nutrisi yang kaya akan omega-3, vitamin D, protein, vitamin B, dan biotin. Asam lemak omega-3 memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi jerawat.
- Harga Sembako di Jakarta Jumat: Ikan Mas Naik, Gas Elpiji 3kg Turun
- Harga Emas All Time High, MDKA dan ANTM Paling Cuan di Pembukaan LQ45
- Loyo, IHSG Dibuka Turun ke Level 6.205,15
Sementara itu, vitamin B berperan dalam menjaga kelembapan kulit, sehingga membuat kulit tampak sehat dan bercahaya. Kombinasi nutrisi tersebut berkontribusi dalam menjaga elastisitas serta kesehatan kulit secara menyeluruh.
Mengonsumsi makanan-makanan ini secara rutin dalam pola makan harian Anda dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit dan membuat kulit tampak lebih cerah bercahaya.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Distika Safara Setianda pada 13 Apr 2025
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Redaksi pada 29 Mei 2026
