Nasional
Studi: Rutin Gowes ke Kantor Baik untuk Kesehatan Tubuh
JAKARTA — Baru-baru ini beredar isu kelangkaan bensin yang akhirnya menimbulkan panic buying. Bahkan, pada awal bulan Maret 2026 lalu, Pemerintah memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional kini berada pada level sekitar 20 hari operasional.
Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat Indonesia. Tidak sedikit yang mulai mencari alternatif kendaraan yang membutuhkan BBM dengan sepeda, berjalan kaki, atau meminimalisir membeli BBM dengan menggunakan fasilitas transportasi umum.
Bagi Anda yang mulai menggunakan sepeda untuk berangkat ke kantor, ada kabar baik untuk Anda. Pasalnya, aktivitas fisik dan olahraga termasuk saat bersepeda baik untuk kesehatan tubuh. Berikut penjelasan selengkapnya.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Series dan Film yang Dibintangi Mackenyu di Netflix
Manfaat Bike to Work untuk Kesehatan Tubuh

Seperti yang dilansir dari Forbes, studi yang dipublikasikan di British Medical Journal menunjukkan bahwa bersepeda ke kantor memiliki manfaat yang luar biasa. Studi ini dilakukan oleh tim peneliti dari University of Glasgow yang melacak 263.450 orang selama lima tahun yang bekerja dan tinggal di Inggris, Skotlandia, atau Wales.
Para peserta dibagi berdasarkan cara mereka pergi ke dan pulang dari kantor, yaitu orang yang menggunakan mobil, transportasi umum atau keduanya sebagai golongan non-aktif, berjalan kaki ke dalam golongan hanya berjalan kaki, bersepeda atau bersepeda plus sedikit berjalan ke dalam golongan bersepeda, serta campuran berjalan kaki dengan mobil atau transportasi umum ke dalam kelompok berjalan campuran.
Para peneliti akan mengukur frekuensi penyakit atau kematian akibat berbagai penyebab dalam setiap kategori, termasuk kematian secara umum, kanker, dan penyakit kardiovaskular, yang merupakan penyebab utama kematian di Inggris dan AS.
BACA JUGA: Mengungkap Cara Kerja Subsidi BBM di Indonesia
Hasilnya menunjukkan manfaat besar dari bersepeda. Seseorang yang bersepeda ke kantor memiliki:
- 41% risiko lebih rendah meninggal karena segala penyebab
- 46% risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan 52% lebih rendah kematian akibat penyakit jantung
- 45% risiko lebih rendah terkena kanker dan 40% lebih rendah kematian akibat kanker
Bersepeda campuran memberikan manfaat yang lebih kecil, sedangkan berjalan kaki juga membantu menurunkan risiko penyakit jantung (27% lebih rendah terkena, 36% lebih rendah meninggal).
Semua manfaat meningkat seiring jarak yang ditempuh. Hal itu bisa diartikan, meskipun rumah terlalu jauh untuk bersepeda sepenuhnya, tetap bisa mendapatkan manfaat kesehatan jika bersepeda sebagian perjalanan setiap hari.
Meskipun efek yang dilaporkan sangat besar, penelitian ini sebetulnya tetap memiliki keterbatasan. Obesitas tidak dikontrol, peserta mungkin lebih sehat dari rata-rata populasi, dan jarak serta cara transportasi dilaporkan sendiri oleh peserta, bukan diukur secara objektif.
Jadi, meski ada hubungan kuat antara bersepeda dan kesehatan lebih baik, belum bisa dipastikan bersepeda langsung menjadi penyebab manfaat tersebut.
BACA JUGA: Fakta Pulau Kharg, Pulau Kecil yang Kuasai Ekspor Minyak Iran
Hasil penelitian ini penting bagi siapa pun apalagi bagi Anda yang bepergian ke kantor dan ingin mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung.
Penelitian ini juga relevan bagi perusahaan dan pemerintah kota. Memfasilitasi karyawan untuk bersepeda ke kantor dapat mengurangi waktu hilang karena sakit, sementara menyediakan jalur sepeda aman di kota bisa mengurangi biaya pengobatan jangka panjang bagi masyarakat.
Itu tadi beberapa manfaat yang bisa diraih saat bersepeda ke kantor.
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 01 Apr 2026
