5 Wanita Indonesia Jadi Kaya Berkat Usaha Skincare, Nomor 2 Paling Populer

Jumat, 13 Januari 2023 07:44 WIB

Penulis:Egi Caniago

Editor:Egi Caniago

Sariayu.png
Produk komestik Sariayu produksi PT Martina Berto Tbk (MBTO). (Sariayu.com)

Skincare atau produk perawatan kulit menjadi salah satu komoditas yang digemari oleh kaum hawa. Selain membuat kulit tampak lebih sehat beberapa orang menganggap penggunaan skincare sebagai rutinitas yang memberi kepuasan tersendiri.

Di Indonesia sendiri, peredaran skincare menjamur di pasaran. Mulai dari e commerce, toko kelontong, drug store, hingga outlet khusus beredan dimanapun. Tak hanya kaum hawa, saat ini, rutinitas merawat kulit juga mulai dilakukan oleh kaum Adam.

Lantaran kebutuhan dan kepuasan, merawat kulit tentunya membutuhkan kocek yang tak sedikit. Terlebih jika produk yang digunakan termasuk premium atau impor.

Meski bagi sebagian besar orang merawat kulit dan membeli skincare menjadi kegiatan produktif, deretan wanita ini malah meraup cuan dari skincare. Lewat kerja keras dan riset secara bertahun-tahun, mereka berhasil meraup pundi rupiah lewat skincare yang mereka produksi. Berikut adalah deretan wanita yang kaya raya lantaran skincare.

1. Nurhayati Subakat

Produk skincare dan kosmetik Wardah tentunya menjadi salah satu produk kecantikan ya g banyak dikenal oleh masyarakat. Meski begitu, tak banyak ya g tahu bahwa produk ini rupanya dimiliki oleh Nurhayati Subakat.

Nurhayati pertama kali membuat Wardah di bawah Awalnya, perusahaan ini bernama PT Pusaka Tradisi Ibu. Namun, pada  perusahaannya berubah nama menjadi  PT Paragon Technology and Innovation. Di bawah perusahaan baru, Nurhayati tak hanya menjual Wardah, namun mengembangkan produk kecantikan berdasarkan segmen.

Saat ini, PT Paragon Technology and Innovation mengelola sejumlah brand mulai dari pasar remaja, kelas menengah, hingga premium. Adapun brand yang berada di bawah naungan PT Paragon Technology and Innovation antara lain Wardah, Make Over, Emina, dan Kahf.

2. Martha Tilaar

Martha Tilaar menjadi salah satu pionir dunia kosmetik dan skincare Indonesia. Dengan brand Sariayu, Ia berhasil mempertahankan produk skincare yang telah melegenda.

Brand  legendaris asli Indonesia yang telah ada sejak tahun 80-an ini  mengambil inti bisnis dengan pendekata produk kecantikan dengan kearifan lokal Indonesia.

Martha mendirikan PT Sari Ayu, Martha Kosmetika Indonesia pada 22 Desember 1981 dan diresmikan oleh Nelly Adam Malik. Bisnisnya ini berfokus pada perawatan kecantikan dengan bahan-bahan yang terbuat dari ramuan tradisional Indonesia. Marta Tilaar pun meraih kesuksesan. Terlebih, produknya bertahan hingga lebih dari 4 dekade.

3. Mooryati Soedibyo

Mooryati Soedibyo adalah pemilik sekaligus pendiri brand kecantikan asal Indonesia, Mustika Ratu. Lantaran didirikan sejak tahun 1975 PT Mustika Ratu bisa dikatakan sebagai pelopor produk skincare dengan kearifan lokal Indonesia.

Mustika Ratu bermula dari kegiatan Mooryati yang meracik jamu dan kosmetika tradisional. Hingga pada akhirnya, bisnisnya semakin berkembang hingga ke ranah farmasi di bawah Tempo Scan Group.

Selain menjadi perusahaan penyedia produk kecantikan, Sari Ayu  juga dikenal sebagai pembimbing dalam kontes kecantikan Puteri Indonesia.

4. Anugrah Pakerti

Wanita yang berhasil meraup cuan dari skincare selanjutnya adalah Anugrah Pakerti. Anugrah Pakerti dikenal sebagai pendiri dan CEO Avo Innovation Technology. 

Sebagaimana diketahui, Perusahaan tersebut telah mengoperasikan beberapa merek perawatan kulit dan kecantikan ramah lingkungan Indonesia, seperti Avoskin, Lacoco, dan Looké Cosmetics.

Avo skin sendiri diluncurkan pada tahun 2014. Sejak dirilis Avoskin tercatat telah membuka lebih dari 100 toko di seluruh Indonesia.

5. Maharani Kemala dan Shandy Purnamasari

Saat ini, nama Shandy Purnamasari dan Maharani Kemala juga termasuk orang yang terkenal menjadi wanita yang kaya karena skincare. Keduanya merupakan pentolan dari merek skincare yang sedang viral belakangan ini, yakni MSGLOW. 

Kedua sahabat ini bertemu ketika sama-sama masih menjadi reseller produk kecantikan milik brand lain. Dari situlah, keduanya kemudian memulai bisnis perawatan kulit mereka sendiri MS Glow pada tahun 2013 yang ternyata merupakan singkatan dari nama mereka berdua.  (TrenAsia.com)